Rss Feed
Tweeter button
Facebook button
Delicious button
Flickr button

Kisahku di Andalas

2007
05.14

Gunung masih menghijau

Laut masih membiru

Dan sempat kuterhenti disebuah Danau…

Dengan semua keindahan yang terlihat mataku

Mulai ku termangu dalam kagumku…

Indah ciptaan-Mu tak pernah membuatku terhenti ucap Kebesaran-Mu…

Dengan kawan-kawan yang kau buat dia temani perjalanan langkahku…

Bersyukurku dengan canda, tawa, dan ceria mereka…

Masih ku di Bumi Andalas…

Perjalanan masih panjang…

Ingin nikmati hidup ditengah lembah gunung yang lebat

Dengan pohon, satwa riang bermain dan berceloteh…

Coba membaur dengan masyarakat adat setempat…

Belajar adat istiadat…

Mencoba belajar saling memahami, mengerti dan menghormati..

Karna kerukunan yang didamba dan dinanti…………………………

Rhes_Q

Jan-Feb’07

5 Responses to “Kisahku di Andalas”

  1. dedex says:

    blog yang penuh kedamaian... kalo masuk kesini pikiran menjadi fress... karena tulisan-tulisan tentang alam yang membawa imajin ke alam sejuk segar tanpa polusi... ah.. pokonya fressh deh... :D

  2. undil says:

    hai-hai angin segar
    terasa lembut mengalir
    di sela-sela jari tanganku
    Gemericik air terjun
    percikkan butiran-butiran
    mutiara dingin ke wajahku

    Halo kiky, salam kenal
    asyik bgt maen2
    ke alam yang hijau dan bersih
    Salam buat si Ping yah hihi!
    (emang ping nama generik buat kodok yah?)

  3. kokon says:

    negeri atas awan

  4. kokon says:

    wahai..........
    yang terkurung disekat-sekat ruang pilu
    kenapa kau kirim raung bahana murung
    pada keletihan jarak yang tertempuh jauh....
    jauh melebihi kelok ribuan sungai di tanah ini..
    langkah yang telah berdarah
    kembali memaksa
    sisakan energi pada ujung jari
    ...........................................................................................................................................................................081347703993

  5. dedex: makasih dex...

    Undil: Salam kenal juga dari ku ndil..sering-sering aja
    main ksini..he..he..btw, ping itu cuma nama
    seekor kodok dengan buku berjudul Ping (buku
    physicolologi) bagus dech bukunya...

    kokon: getar getir kehidupan menyisakan tanya...
    di beringasnya kota, terkadang masih kulihat
    senyum dan tatapan itu...
    Entah bahagia atau tengah terluka oleh
    nestapa..

Your Reply

* ketik kata.
Anti-Spam Image